jump to navigation

Perpanjangan SIM hanya dalam hitungan menit .. :-) July 21, 2012

Posted by aghus in Bebas.
trackback

Kegiatan lustrum atau lima tahunan SIM C saya kali ini berlangsung sangat lancar. SIM C saya sebenarnya sudah habis 5 bulan yang lalu, namun karena terhalang sedang bepergian maka baru bulan Juli ini bisa diperbarui. Karena sudah terlambat ada rasa ragu untuk mengurus sendiri secara langsung di Poltabes Semarang. Beberapa kali saya coba cari informasi pengurusan jasa SIM agar cepat selesai. Karena terus terang saya membayangkan ribetnya administrasi yang ada karena keterlambatan. Namun dari harga yang ditawarkan membuat saya berpikir ulang untuk memanfaatkan jasa tersebut.

Akhirnya dengan tekad bulat dan tentunya juga membawa uang saya berangkat ke Poltabes. Sesampainya di Poltabes saya memfotokopi SIM C dan KTP sebagai lampiran administrasi sebanyak masing-masing 3 copy. Selanjutnya proses pengurusan perpanjangan SIM dimulai. Secara umum langkah-langkah untuk memperpanjang SIM adalah sebagai berikut :
1. Tes Kesehatan
2. Bayar biaya SIM
3. Isi form data SIM
4. Foto diri
5. Menerima SIM jadi



Pada jam 08.30 wib saya memulai proses perpanjangan SIM C. Langkah pertama adalah tes kesehatan, saya melihat ini sepertinya hanya formalitas saja. Tidak seperti saat pertama kali saya membuat SIM, dimana saat itu tekanan darah saya diukur, test penglihatan dilakukan, dan ada dokter yang memeriksa dada saya dengan stetoskop. Ok deh saya pikir tidak masalah. Tes kesehatan dinyatakan selesai, dan saya diminta membayar 30 ribu. Kemudian saya membawa formulir berwarna merah yang jujur saja tidak saya baca hasilnya, karena saya melihat hanya sekedar formalitas.

Selanjutnya berbekal surat kesehatan tersebut saya menuju loket tempat pembayaran SIM. Loket kas ini dilayani oleh sebuah bank BUMN yang cukup baik. Dengan membayar biaya SIM C sebesar 75 ribu. Saya sempat juga bertanya ke orang yang ngurus SIM A bahwa dia harus membayar 80 ribu. Kemudian saya bawa kuitansi pembayaran SIM ke loket sebelahnya untuk
mengambil formulir pengisian data yang kebetulan dilayani Oleh polisi yang cantik (he.he..he..).🙂
Setelah itu langsung saja saya isi formulir tersebut. Ada perubahan data yang perlu saya lakukan yaitu dengan tinggi badan saya yang tertera di SIM selama ini adalah 165 cm, padahal tinggi badan saya lebih tinggi dari itu. Terus terang saya tidak tahu kenapa tingginya tetap 165 cm, padahal setiap lima tahun saya perbarui tinggi badan saya yang sebenarnya. Setelah selesai isi data, jam 08.45 formulir saya masukkan ke loket form data SIM.

Setelah saya menyerahkann formulir data SIM ke petugas loket, saya sempatkan ngobrol dengan orang yang kebetulan juga mengurus SIM. Dia sempat bercerita kalau sekarang pengurusan SIM sekarang ini lebih mudah dan transparan, karena katanya KPK beberapa bulan lalu memantau proses pengurusan SIM ini. Dalam hati saya berkata, bagus juga nih efeknya. Saya lihat sudah jauh lebih sedikit calo yang berkeliaran. Selain itu juga saya amati di tempat menunggu terdapat tulisan ‘Hindari Pengurusan SIM melalui Calo’. Dalam hati saya berkata berarti saya sudah mematuhi anjuran tersebut. He..he..he..🙂

Kurang lebih 5 menit dari saya menyerahkan form isian data, nama saya dipanggil untuk menuju tempat foto. Kebetulan hari ini adalah awal puasa Ramadhan, saya lihat tidak banyak orang yang mengurus SIM. Namun demikian hal ini mungkin juga karena sekarang pelayanan SIM keliling juga sudah dilakukan. Sehingga mengurangi penumpukan pengurusan SIM di Poltabes.

Masuk ke ruang foto, saya lihat hanya ada 4 orang yang sedang mau difoto dengan 2 operator. Tidak ada 5 menit giliran saya foto. Saya berpikir pengurusan SIM ini sangat transparan, dan cepat. Foto SIM sudah selesai dilakukan, tinggal menunggu SIM jadi. Puas rasanya dan salut untuk pelayanan pengurusan SIM ini.

Jam 09.05 nama saya dipanggil untuk mengambil SIM jadi. Ada satu kejadian yang sedikit mengurangi kenyamanan pelayanan pengurusan SIM. Petugas yang memberikan SIM baru meminta uang pengganti 3 ribu rupiah untuk plastik pembungkus SIM, yang saya pikir plastik itu tidak diperlukan. Saya nekat saja berkata saya tidak memerlukan plastiknya. Dengan muka
cemberut dia melepas plastik dari SIM baru saya. Dan saya tidak lupa mengucapkan terima kasih sambil meninggalkan orang yang cemberut tersebut.

Secara umum pelayanan SIM sangat memuaskan. Reformasi pelayanan telah berhasil dilakukan. Hanya butuh waktu singkat untuk perpanjangan SIM. Dan biaya yang dikeluarkan sangat transparan. Untuk SIM C hanya membutuhkan biaya kesehatan 30 ribu dan biaya SIM sebesar 75 ribu. Total adalah 105 ribu. Harga ini jauh lebih rendah dari harga yang ditawarkan calo SIM.

Comments»

1. bagus - November 7, 2013

saya mau perpanjang SIM C, karena baru pertama kali diperpanjang saya mau mencoba sendiri tanpa “perantara”.
Melihat informasi yang saya dapat di blog ini membuat saya setidaknya tau alur dan syarat perpanjangan, terima kasih.

2. SIM Impian (Awal) | catatan dalam kesendirian - January 14, 2014

[…] (sumber foto: https://aghus.wordpress.com/2012/07/21/perpanjangan-sim-hanya-dalam-hitungan-menit/) […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: