jump to navigation

Wasiat-wasiat dalam menunaikan ibadah haji * November 11, 2010

Posted by aghus in Bebas, Free - Gratis Download ?, Kutipan Pesan Baik.
trackback

Dalam beberapa hari ke depan hari raya Idul Adha akan tiba. Berjuta-juta muslimin dari di seluruh dunia ke Masjidil Haram untuk memenuhi panggilan Allah SWT, melaksanakan ibadah haji. Dalam melaksanakan ibadah haji ada 8 wasiat yang perlu diperhatikan* yaitu :

1. Ikhlas beribadah hanya untuk Allah,
Mengikhlaskan niat hanya kepada Allah Taala sebagai syarat diterimanya amal kita. Seperti difirmankan Allah dalam QS 18:110 yang artinya “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Raabnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang soleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Raabnya”


2. Mengenal sifat haji
Bagi setiap orang yang akan melaksanakan ibadah haji wajib hukumnya mengetahui hukum dan sifat pelaksanaannya, seperti mengetahui cara berikhram, kaifiat tawaf, teknis bersai, dan amalan manasik lainnya.

3. Mengikuti Nabi dalam melaksanakan manasik
Wajib bagi seorang yang mengikuti Nabi dalam menjalankan manasik, sebagai mana sabda Rasulullah : ” Ambillah manasik (tata cara haji) kalian (dariku), maka sesungguhnya aku tidak tahu sekiranya aku tidak berhaji lagi setelah hajiku ini. “

4. Mengagungkan syiar-syiar Allah Taala
Memastikan kesungguhan pelaksanaan haji untuk mengagungkan syiar-syiar Allah Taala, dan merasakan keutamaan al masyair (tempat-tempat penting dalam pelaksanaan haji) dan merenungkan nilai urgensinya.

5. Mengenai Haji Mabrur
Dalam haji mabrur terhimpun 4 sifat di dalamnya :
a. Biaya haji dari harta halal
b. jauh dari perbuatan maksiat, bid’ah, dosa, dll yang bertentangan dengan syariah
c. bersungguh-sungguh menjaga kewajiban haji dan sunnah-sunnahnya
d. berakhlak baik, lembut terhadap orang sekitarnya, rendah hati di manapun berada.

6. Benar-benar memanfaatkan waktu
Seorang muslim harus bisa benar-benar memanfaatkan untuk berbuat baik dan ketaatan pada Allah Taala.

7. Taubat Nasuhah dan melunasi hutang
Bagi orang-orang yang berhaji untuk melakukan taubat atas maksiat yang dilakukan, keluar dari tindakan menzalimi manusia, dan melunasi hutang-hutangnya, karena ia tidak tahu apa yang terjadi padanya saat melaksanakan ibadah haji.

8. Adab-adab secara umum
a. menjalankan adab safar
b. bersabar dan mempersiapkan diri untuk beban yang akan dipikul
c. wajib melakukan amar makruf nahi mungkar
d. taat pada pemimpin dan tidak ekslusif dalam berpandangan
e. jaga lisan dari kesia-siaan dan berbuat batil

Semoga wasiat-wasiat yang disampaikan di atas berguna dalam mendapatkan haji yang mabrur.

Bila saudaraku ingin mendapatkan Panduan Haji dan Kumpulan Do’a serta Zikir, ustadz Abdullah Haidir berkenan menyebarkan tulisannya.

* disarikan dari nasihat As-Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Fauzan

TENUN Pekalongan ?

http://www.elistatenun.com/

email : elista.collection@yahoo.co.id

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: