jump to navigation

Lapisan dinding luar pesawat A380 April 15, 2009

Posted by aghus in Apakah Anda Tahu ?, Bebas.
trackback

Pesawat terbang tentu anda sudah pernah melihatnya. Dia adalah burung besi yang bisa terbang. Tapi burung besi ini takut dengan burung betulan. Kecepatan pesawat pada saat take off bisa mencapai di atas 300km/jam, bila bertabrakan dengan burung akan mengakibatkan benturan yang dahsyat pada dinding pesawat. Tekanan yang dialami oleh dinding pesawat cukup besar. Berpijak pada hal itu tentunya dinding pesawat harus dibuat kuat terhadap tekanan yang besar. Namun di sisi lain pertimbangan berat bahan yang digunakan menjadi perhatian pula. Artinya bahan yang digunakan selain kuat juga ringan.

Bahan besi yang terkenal ringan adalah alumunium. Inilah salah satu bahan yang digunakan untuk dinding luar pesawat terbang. Namun apakah betul-betul kuat terhadap benturan yang terjadi akibat tabrakan dengan burung ? khususnya pada saat take off. Di laboratorium pabrik pembuat pesawat Airbus A380, uji kekuatan dilakukan dengan cara yang cukup unik. Uji coba dilakukan dengan menembakkan daging ayam dengan kecepatan 288km/jam ke sebidang alumunium. Duerrr, … ayamnya menjadi korban hancur berkeping-keping, sedangkan alumunium tetap kokoh … Trus uji coba dilanjutkan dengan meningkatkan kecepatan tembak daging ayam, hasilnya ayam berhasil membuat lubang di kepingan alumunium. Wuih …. ternyata ayam bisa ‘mengalahkan’ alumunium.

Para engineer berpikir bagaimana bisa membuat bahan yang ringan dan kuat ? … terinspirasi dari sejarah orang-orang mongol yang membuat busur panah pendek tapi lentur dan kuat dari tarikan tali busurnya. Ada apa gerangan ?. Ternyata orang mongol menerapkan konsep gabungan dari dua bahan kayu… Hmmm … *muncul lampu bolam di atas kepala*

Alloy, logam campuran bisa digunakan untuk dinding luar pesawat terbang. Alumunium dicampur dengan apa ? Uji coba berikutnya mencari bahan campuran yang ringan tapi kuat dan lentur. Kaca dipanaskan …. hingga meleleh, menjadi serat yang ternyata fleksibel. Akhirnya ditemukan alternatif bahan campurannya, Serat kaca. Kembali uji coba dilakukan dengan mencampurkan serat kaca dengan alumunium tadi. Hasilnya mencengangkan. Campuran serat kaca dan alumunium tahan terhadap tembakan ayam tersebut.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: