jump to navigation

HP salah pasang voltage switch ? January 20, 2009

Posted by aghus in Bebas, Ngoprek.
trackback

Ini pengalaman saya yang lumayan membuat saya ‘geregetan’ alias gemes dan bikin tambahan kerjaan. Sebenarnya masalah sepele, hanya saklar kecil yang besarnya lebih kecil dari ibu jari. Tapi kesepelean yang mengakibatkan pekerjaan tertunda berhari-hari.

Kebetulan saya baru dapat ruangan baru. Tegangan listrik di Arab Saudi sini terdiri atas 2 nilai, yaitu 110 dan 220 volt. Inget jadul di Indonesia tahun 1980an. Tapi bukan berarti di sini teknologi listriknya ketinggalan dr pada di Indonesia, melainkan hanya masalah teknis saja. Ok deh kembali diterusin ya … Dapat ruangan baru, tentunya dapat komputer (desktop) meski ga baru. Tentunya komputer mesti dipasang untuk dipakai. Otomatis trus melihat tulisan yang ada di stop kontak listrik yang tertulis 220V. Ok no problem. Mengingat di Saudi sini tegangannya ada 2 nilai, tentunya peralatan-peralatan listrik termasuk komputer pasti ada spesifikasi pemakaian tegangan listriknya. So .. insting secara otomatis bekerja, ini komputer pasti ada switch 110 dan 220V. Cari di belakang desktopnya ha… ketemu. Di posisi switch ada label yang mengindikasikan arah/posisi tegangan : ke kiri 110 dan ke kanan 220. Terlihat handle switch berada di arah ke kiri alias 110. Ok pindah ke kanan jadi 220V, done. Berikutnya adalah tentu memasukkan saklar ke stop kontak yang ada di tembok. Tidak ada satu detik kemudian terdengar suara komponen yang ada di dalam power supply meletus, yang serta merta diiringi dengan menarinya asap di atas desktop. Secepatnya kita kipasin asap tersebut, takut kalo mengaktifkan smoke detector. ….. Lemes dah …😦

Ada rasa kuatir kalo ketahuan boss …. ato orang kantor yang ngurusin kebutuhan peralatan. Bisa berabe dong ….
Untung saya ada laptop, terpaksa dipakai dl nunggu desktopnya beres.

Setelah senggang di hari libur (Kamis-Jumat) terpaksa lembur. Komputer dibongkar, dilihat switchnya ternyata ups … menurut saya terbalik bila dibandingkan dengan stiker yang menempel di desktop. Mau komplain ? ughhh malas …
Setelah cek ada 3 komponen yang rusak yaitu fuse 8AH250V, varistor tegangan TVR10241, dan elco 680mikroF. Yaah … mesti hunting komponen. Padahal saya baru di kota ini …😦

Beberapa hari kemudian, setelah mencari-cari ketemulah fuse dan elconya, sedangkan varistornya susah … setelah tanya-tanya sama mbah google katanya tanpa TVR itu ga apa-apa. Singkat cerita 2 komponen itu dipasang untuk menggantikan komponen yang rusak sebelumnya. Alhamdulillah ….. komputer bisa nongolin gambar login lagi …🙂

Comments»

1. imron - February 8, 2009

walah pak aghus lebih hebat.. lha saya yang lebih lama malah nggak tahu ke mana kalo harus berburu komponen.. emang beli di mana?

2. aghus - February 8, 2009

Di Batha, sekitar Manila plaza.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: